Harmoni Arsitektur Kontemporer dan Fungsionalitas: Menciptakan Ruang Ideal

Sumber: Unsplash

Gaya arsitektur kontemporer dan arsitektur modern seringkali dianggap sama. Padahal, keduanya memiliki karakteristik yang berbeda. Dengan mengkombinasikan nilai estetika bangunan dan kebutuhan fungsionalnya, gaya kontemporer ini menawarkan hunian yang unik dan tidak biasa. 

Ada sejumlah karakteristik yang perlu diadopsi apabila ingin mewujudkan hunian impian bergaya kontemporer. Tidak perlu bingung, Anda bisa berinvestasi rumah di Candigolf untuk mendapatkan rumah impian Anda.

Arsitektur Kontemporer

Adapun beberapa karakteristik atau ciri khas penting yang menggambarkan konsep desain kontemporer dalam sebuah rumah. Berikut beberapa diantaranya.

1. Bentuk Arsitektur yang Khas

Ciri utama dari gaya arsitektur kontemporer adalah bentuk arsitektur yang berbeda daripada gaya lainnya. Konsep desain ini menghadirkan banyak garis lengkung pada bangunannya. 

Penerapan garis lengkung ini cukup dominan, terutama di bagian eksterior rumah. Bentuk desain inilah yang membuat bangunan tampak lebih estetik dan berbeda daripada bangunan rumah pada umumnya.

2. Ruang Terbuka dan Menyatu

Desain kontemporer juga menyediakan ruang terbuka yang lebih banyak dan saling menyatu. Ruang tanpa sekat di bagian tengahnya ini akan membuat setiap ruangan di rumah menjadi saling terhubung. Contohnya, tidak ada dinding pemisah antara ruang makan dan dapur.

Ada pula ruang tamu dan ruang keluarga yang saling menyatu tanpa sekat. Dengan demikian, mobilitas penghuni rumah bisa lebih leluasa. Ruangan pun tampak lebih luas dan bersih.

3. Desain Atap yang Unik

Keunikan bentuk hunian bergaya kontemporer bisa Anda temukan pada desain atap rumahnya. Gaya kontemporer biasanya menghadirkan desain atap yang lebih terbuka dengan bentuk datar. 

Para arsitek bahkan menggunakan desain atap yang tidak biasa, seperti bentuk sudut, atap hijau, dan lainnya. Sebagian rumah bahkan menggunakan bahan kaca di bagian atap untuk menciptakan kesan transparan dan keterbukaan. Akses cahaya alami pun bisa masuk dengan mudah melalui atap ini.

4. Material yang Modern

Berbeda dengan gaya arsitektur lainnya, gaya arsitektur kontemporer biasanya menggunakan material modern. Jenis material yang paling sering digunakan adalah batu, kaca, logam, dan kayu. 

Bahan-bahan ini seringkali digunakan pada interior maupun eksterior, terutama pada bagian atap dan dinding. Pemilihan material modern dan ramah lingkungan inilah yang menjadi karakteristik tersendiri bagi rumah bergaya kontemporer.

5. Komposisi Ruangan

Sebagai salah satu desain rumah yang banyak menggunakan garis lengkung, konstruksi bangunan bergaya kontemporer akan terlihat lebih dinamis secara visual. Para arsitek pun bisa mengatur sedemikian rupa dan mengkombinasikan dengan garis lurus untuk menciptakan komposisi ruang yang unik. Komposisi ruang seperti inilah yang membuat interior rumah menjadi lebih hidup dan modern.

Anda bisa membuktikan keunikan bangunan bergaya kontemporer dan fungsionalitasnya di Cluster Clarence at Royalle dari Candigolf. Hunian ini menonjolkan desain eksklusif dengan atap yang memiliki kemiringan rendah. Tata ruangnya juga lebih terbuka, tapi tetap mempertahankan privasi setiap penghuninya. Jangan lupa material alam yang ditonjolkan sebagai aksen interior pun menambah kesan arsitektural yang kental.

Segera  kunjungi Marketing Gallery Candigolf di Candi Golf Boulevard No.1, Jangli – Kasipah, Karanganyar Gn., Kec. Candisari, Semarang, Jawa Tengah. Atau Anda bisa menghubungi nomor telepon: +62 24 850 1000⁠, nomor WhatsApp: +62 818 085 01000, atau melalui Instagram @Candigolf.id⁠.

Referensi:

https://www.arsitag.com/article/arsitektur-dan-desain-kontemporer

https://www.gramedia.com/best-seller/arsitektur-kontemporer/

https://www.dekoruma.com/artikel/63439/apa-itu-arsitektur-kontemporer